[Date Prev][Date Next][Thread Prev][Thread Next][Date Index][Thread Index]
SiaR---INTEL SOSPOL PEMDA DKI IKUT PROVOKASI MASSA
INTEL SOSPOL PEMDA DKI IKUT PROVOKASI MASSA
JAKARTA (SiaR, 26/6/98), Sejumlah orang menunjuk PI, bekas
mahasiswa Unas Jakarta dan aktifis sebuah ormas Katholik yang kini bekerja
di Pemda DKI ikut memprovokasi massa ketika meletus kerusuhan di Salemba Mei
lalu. Ia juga diduga sering berperan sebagai penunjuk dalam penangkapan
aktifis ketika terjadi demonstrasi-demonstrasi.
Seorang pengacara kepada SiaR menyatakan keyakinannya bahwa ia
melihat PI ikut memprovokasi massa dalam kerusuhan di Salemba. Oleh karena
itu ia minta agar intel Sospol Pemda DKI itu diperiksa dalam kaitannya untuk
mencari kejelas- an dalang kerusuhan 12-15 Mei 1998. "Tidak hanya saya yang
melihat, beberapa orang yang mengenalnya pun juga ikut melihat ia dalam
peristiwa itu," katanya.
Sementara itu sumber lain menyebut, PI yang kadang sok akrab dengan
aktifis ini sering berperan dalam penangkapan aktifis-aktifis ketika mereka
demonstrasi. Sumber ini menyebut, ketika terjadi pembubaran paksa
demonstrasi pemuda Timor Leste di Kantor Departemen Luar Negeri di Pejambon
beberapa waktu lalu, PI menunjuk-nunjuk aktifis mana yang perlu ditangkap.
"Tertangkapnya Bonar dan Tri Agus dalam peristiwa itu juga karena PI
menunjukkannya kepada aparat keamanan," kata sumber ini.
Karena berita tersebut benar, saat ini PI sangat kebingungan dan
merasa dikejar-kejar tentara. Bahkan ia menyatakan telah diancam dibunuh,
setelah sebuah tabloid di Jakarta menyebutnya berada dalam kerusuhan di
Salemba itu.***