[Date Prev][Date Next][Thread Prev][Thread Next][Date Index][Thread Index]
MateBEAN> MASSA DILI TUNRUN KE JALAN BAGAI AIR BAH
MASSA DILI TUNRUN KE JALAN BAGAI AIR BAH
DILI (MateBEAN, 30/6/98), Merasa terpukul dengan terbunuhnya dua orang
pemuda lagi oleh prajurit ABRI (tentara Indonesia) di jembatan Manatuto,
Minggu (28/6) sore sekitar pukul 17.00 (waktu Timor Leste) masyarakat Dili,
yang berjumlah lebih dari 50 ribu orang melakukan pawai dengan membawa
jenasah salah satu pemuda Manuel Marques, mahasiswa (23), asal Manatuto yang
tewas akibat kebrutalan militer. Pemuda lain yaitu Antonio Soares (15), juga
asal Manatuto sekarang dirawat di Rumah sakit Dili dalam keadan koma.
Massa berpawai dari Becora, bagian Timur kota Dili menuju ke Kantor
Gubernur untuk menuntut segera dilakukannya referendum dan kemerdekaan
nasional, penarikan segera tentara Indonesia, peletakan senjata bagi milisi
pribumi, segera dimulai perundingan di bawah pengawasan PBB dengan
partisipasi langsung wakil-wakil rakyat Timor Timur. Massa juga menuntut
pembebasan Xanana Gusmao dan semua tahanan politik, pembentukan sebuah
Komisi Perdamaian Internasional, evakuasi para pegawai negeri Indonesia dan
pengunduran diri segera Abilio Osorio dari jabatan Gubernur Timtim.
Pada Senin (29/6) kemarin, massa dalam jumlah yang sama akan melakukan
pawai di seluruh kota Dili dan beraksi di hadapan para duta besar
negara-negara Troika di Jakarta yang kini sedang berkunjung ke Dili untuk
menyampaikan tuntut- an-tuntutan tersesbut diatas, dan meminta Uni Eropa
untuk mengambil langkah- langkah untuk menekan Indonesia dengan
sanksi-sanksi ekonomi dan penundaan bantuan IMF selama 6 bulan.
Solidaritas Internasional khususnya solidaritas di Amerika Serikat akan
berusaha mencapai langkah-langkah pengekangan terhadap Indonesia lewat
Kongres dan Senat Amerika Serikat, agar mempercepat proses penyelesaian
masalah Timor Timur dan menjamin hak-hak asasi di Timor Timur.***