[Date Prev][Date Next][Thread Prev][Thread Next][Date Index][Thread Index]
SiaR---SEBUAH PERTANYAAN UNTUK CSVI/GPDI <peace@xs4all.nl>
SEBUAH PERTANYAAN UNTUK CSVI/GPDI <peace@xs4all.nl>
Kepada yang terhormat:
CSVI/GPDI <peace@xs4all.nl>
Di tempat.
Ketika Anda mengirimkan tulisan Dr Ciptaning berjudul "SEGERA KUBUR ORDE
BARU DAN BANGUN ORDE DEMOKRASI KERAKYATAN" untuk disiarkan Siar (telah kami
muat di SiaR pada tanggal 29 Juni 1998)), kami punya harapan bahwa Anda akan
membantu proses pencerdasan bangsa leweat tulisan-tulisan atau kritik yang
bermutu, mengandung hal-hal baru atau mampu menimbulkan perdebatan yang
bisa mengarah pada situasi konstruktif.
Tulisan Dr. Ciptaning kami putuskan untuk dimuat antara lain dengan
pertimbangan tersebut. Beberapa pengelola kami juga mengenal dr Ciptaning
sebagai salah satu tokoh PDI yang gigih membela kepemimpinan Mbak Ega dari
rongrongan kekuasaan.
=20
Namun betapa kaget dan kecewa ketika kami menerima kiriman Anda untuk yang
ke dua kalinya. Perlu diketahui kiriman ke dua Anda yang mengatas-namakan
sebagai karya Dr Ciptaning dengan judul " UUD 1945 TIDAK MENGENAL DWI FUNGSI
ABRI ", tak lain merupakan karya Alam Puteri dengan judul " UUD 1945 TIDAK
MENGENAL DWI FUNGSI ABRI" yang telah kami muat di SiaR pada tanggal 24 Juni
1998. Terus terang kami yang bekerja dengan mengutamakan kejujuran dan
orisinalitas bukan hanya kecewa, tapi juga marah.
Demi penghormatan pada prinsip "presumption of innocence", kami sekarang
meminta Anda menjelaskan semua ini. Tolong. Ini demi nama baik kami juga
Anda . Tentunya Anda mampu menjelaskannya bila Anda memang punya maksud=
baik.=20
Kami menunggu jawaban Anda dalam waktu 3 hari (sampai tanggal 2 Juli) waktu
kami. Bila tak ada jawaban kami akan memblack list Anda dan mencabut tulisan
pertama DR Ciptaning yang pernah kami muat.=20
Pengelola SiaR.-
----------------
> Received: from prdeuro.xs4all.nl (dc2-modem558.dial.xs4all.nl
[194.109.130.46])
> Apparently-to: SiaR@mole.gn.apc.org
> From: CSVI/GPDI <peace@xs4all.nl>
> UUD 1945 TIDAK MENGENAL DWI FUNGSI ABRI
> (dr. R. Ciptaning P)
> "Peran sosial politik ABRI yang tercakup dalam konsep Dwi-fungsi ABRI,
> sudah saatnya ditinjau kembali, agar lebih aktual dan seiring dengan
> perkembangan zaman modern, yang semakin menuntut adanya spesialisasi
> peran. Dengan demikian, sistim politik Indonesia dapat berjalan
> seperti yang selama ini berlangsung secara normal di dunia
> Internasional" (Kompas, 15 juni 1998)
> Demikian benang merah pemikiran dari hasil diskusi bertema "Tata dan
> Susunan Politik Indonesia Pasca Orde Baru" yang menampilkan pembicara
> peneliti LIPI Dr Mochtar Pabotinggi, Marzuki Darusman dan Rahman
> Tolleng, Jumat 12 Juni 1998=85=85=85=85(deleted)