[Date Prev][Date Next][Thread Prev][Thread Next][Date Index][Thread Index]

SiaR-->XPOS: TIPUAN GAYA BU MIEN



Diterbitkan oleh Komunitas Informasi Terbuka
PO Box 22202 London, SE5 8WU, United Kingdom
E-mail: ekspos@hotmail.com
Homepage: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/xp
Xpos, No 42/I/17 - 23 Oktober 98
------------------------------

TIPUAN GAYA BU MIEN

(POLITIK): Mantan Menteri UPW Mien Sugandhi terlibat penipuan kaos Golkar.
Mengapa kasus ini dipetieskan?

Jabatan boleh tinggi, perilaku tak ubahnya penipu ulung. Itulah ciri khas
pejabat Orde Soeharto, juga Orde Habibie. Dan kini, di tengah maraknya
nuansa reformasi, satu per satu borok-borok mantan pejabat itu mulai
terungkap ke permukaan.

Salah satunya adalah penipuan yang dilakukan Mien Sugandhi, bekas Menteri
Urusan Peranan Wanita. Politisi wanita yang baru saja mendeklarasikan Partai
MKGR itu dituduh terlibat kasus penipuan dalam proyek kaos Golkar.

Ceritanya, menjelang Pemilu 1997 lalu, Yayasan Keluarga Besar MKGR menggagas
proyek pengadaan kaos Golkar untuk keperluan kampanye. Rencananya, kaos yang
akan dibuat sebanyak 30 juta lembar. Sebagai pelaksana, Yayasan MKGR
menunjuk CV Advokad Ujungpandang, yang dipimpin Haryanto. 

Nah, oleh Haryanto, proyek ini disub-kontrakkan lagi ke sejumlah orang.
Salah seorang yang kebagian adalah Irwan Chandra, pemilik toko konveksi di
Palu. Irwan kebagian jatah membuat 500 ribu lembar kaos. Tapi, dengan
syarat, Irwan harus menyetor lebih dahulu dana sebesar Rp1 miliar ke Yayasan
MKGR di Jakarta.

Sayang, Irwan tak punya uang sebanyak itu. Maka, ia pun menggandeng
kerjasama dengan Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Sulawesi Tengah.
Kesepakatan kerjasama itu diteken di depan notaris oleh Irwan dan Direktur
Utama Puskud Sulteng, H. Ambo Dalle. 

Dalam kesepakatan itu tertulis bahwa modal kerja senilai Rp1 milyar akan
disiapkan Puskud Sulteng. Sebagai imbalannya, Puskud akan menerima uang
Rp750 juta plus modal setor tadi. Jadi, jika proyek kaos Golkar itu selesai,
Puskud Sulteng akan menerima uang Rp1,75 milyar. 

Setelah kesepakatan dicapai, Hariyanto, Irwan, dan Ambo berangkat ke
Jakarta. Maksudnya, ingin melakukan negosiasi bisnis dengan Yayasan MKGR.
Disana mereka diterima langsung Mien Sugandhi dan sejumlah pengurus Yayasan
MKGR. Bu Mien menjanjikan Surat Perintah Kerja (SPK), apabila uang Rp1
milyar tadi ditransfer ke rekening Yayasan MKGR. Kebetulan, saat itu, Mien
masih menduduki posisi Ketua DPP Golkar. 

Rombongan dari Sulteng itu setuju. Namun, untuk berjaga-jaga, Ambo meminta
jaminan garansi bank dari Yayasan MKGR. Yang terakhir ini tak sanggup
menyediakan garansi bank, melainkan hanya memberi jaminan secarik cek
senilai Rp1 milyar. Maka, beberapa hari kemudian, di rumah Bu Menteri
ditekenlah surat perjanjian kerjasama dalam proyek kaos Golkar itu. Lalu,
Ambo pun mentransfer uang Rp1 milyar ke rekening Bank Niaga atas nama H.
Soetardjo Walaedjati, Ketua Eksekutif Yayasan MKGR R.H. Sugandhi. 

Kemudian, Ambo dan kawan-kawan pulang ke Palu. Tapi, tunggu punya tunggu,
SPK yang dijanjikan tak kunjung keluar. Setiap kali dikonfirmasi ke Yayasan
MKGR, jawaban yang diterima malah tak mengenakkan: proyek kaos itu tak bisa
dilanjutkan, karena tak mendapat ijin dari DPP Golkar.

Ambo tentu saja kesal, tapi tak bisa berbuat apa-apa. Ia pun buru-buru ke
bank mau mencairkan cek. Tapi, apa mau dikata, cek dari Yayasan MKGR itu
ternyata kosong melompong. Dirut Puskud itu segera komplain ke Jakarta.
Setelah menelpon berkali-kali, akhirnya cek itu diganti dengan bilyet giro.
Namun, setelah dicek ke bank, lagi-lagi bilyet itu sudah ditutup. 

Barulah Ambo sadar ditipu mentah-mentah. Maka, ia pun melaporkan kasus ini
ke Polda Metro Jaya. Kabarnya, berkas perkara ini sudah sampai ke Kejaksaan
Tinggi Jakarta. Namun, sampai saat ini belum juga di bawa ke meja hijau.
Tampaknya, perkara ini akan mengalami nasib serupa dengan perkara penipuan
yang dilakukan pejabat lainnya: dipetieskan.

Padahal, uang yang "dimakan" Yayasan MKGR itu adalah uang para petani. Wah,
bagaimana nih Bu Mien? (*)

------------------------------
Berlanganan XPOS secara teratur
Kirimkan nama dan alamat Anda
ke: ekspos@hotmail.com



----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist