[Date Prev][Date Next][Thread Prev][Thread Next][Date Index][Thread Index]
SiaR-->XPOS: REKENING VOKALIS DPR
Diterbitkan oleh Komunitas Informasi Terbuka
PO Box 22202 London, SE5 8WU, United Kingdom
Homepage: Under contruction
E-mail: ekspos@excite.com
Xpos, No 22-30 April 2001
============================================
REKENING VOKALIS DPR
Para pencetus Pansus Buloggate dan Bruneigate yang perlu diaudit juga
harta kekayaannya.
Anggota Pansus dari Partai Golkar Ade Komarudin yang hanya bergaji Rp
14 juta per bulan, tapi rekeningnya kini mencapai Rp 2 miliar lebih.
Sumber-sumber di DPR mengungkapkan, jumlah rekening anggota DPR dari
Fraksi Golkar itu terakhir pada awal Februari tercatat sebesar Rp
2,704 Miliar.
"Jumlah itu merupakan jumlah terakhir pada saat tersebut, sedangkan
yang terakhir masuk sebesar Rp 14 Juta. Nampaknya itu gaji pokok, Ade
sebagai anggota DPR," ujar sumber. Anggota Partai Golkar dari daerah
pemilihan Purwakarta tersebut, saat ini juga melakukan penumpukan
kekayaan dengan bisnisnya diluar. Dia sedang membangun supermarket
tiga tingkat di Purwakarta.
"Saat ini Pak Ade mempunyai sawah seluas empat hektar di Purwakarta,"
kata salah satu pengawal pribadi Ade dari Purwakarta awal Februari
lalu. Padahal sambung, pria Sunda ini, sebelum menjadi anggota DPR,
Ade Komarudin menjual tanah orang tuanya untuk membiayai dirinya
terjun ke dunia politik, yakni menyumbang Partai Golkar. "Bahkan, saat
itu, sawahnya hampir habis untuk kegiatan organisasinya," tegasnya.
Ade Komarudin merupakan salah satu anggota Fraksi Partai Golkar yang
dikenal sebagai politisi koboi. Bersama teman-temannya dari Fraksi
lain seperti Alvin Lie (F-Reformasi), Didi Suprianto (F-PDIP),
Bachtiar Chamsyah (F-PPP), Julius Usman (F-PDIP) melakukan berbagai
manuver politik di DPR untuk mencari celah kelemahan Presiden
Abdurrahman Wahid. Ade termasuk salah satu tokoh yang memprakarsai
adanya Hak Angket DPR.
Selain itu, dirinya juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang sering
melakukan pertemuan di jalan Jenggala, Kebayoran Baru. Pertemuan
tersebut oleh presiden Abdurrahman Wahid diduga sebagai embrio dari
pendongkelan dirinya dari kursi kepresidenan.
Diduga, membengkaknya rekening Ade tersebut karena sogokan.***
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: siarlist-unsubscribe@minihub.org
For additional commands, e-mail: siarlist-help@minihub.org