[Date Prev][Date Next][Thread Prev][Thread Next][Date Index][Thread Index]
SiaR--XPOS: KECAMAN UNTUK AL-HABSY
-----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE-----
Diterbitkan oleh Komunitas Informasi Terbuka
PO Box 22202 London, SE5 8WU, United Kingdom
Homepage: Under contruction
E-mail: ekspos@excite.com
Xpos, No 21-28 2001
=============================================
KECAMAN UNTUK AL-HABSY
Gelombang Kutukan Untuk Husain Al-Habsy Terjadi di Jawa Timur.
Habib Husain Al-Habsy adalah musuh tentara saat kekuasaan angkatan
bersenjata berada di tangan Jendral Soeharto dan Jendral Benny Moerdani. Ia
ditangkap dan dihukum mati kemudian dikurangi menjadi hukuman seumur hidup
karena kasus peledakan Candi Borobudur, tempat suci umat Budha dan Bus
Pemudi Expres. Ia dibebaskan ketika Habibie menggantikan Soeharto. Di luar
penjara ia menjalin hubungan dengan para jendral yang kemudian justru
tersingkir seperti Jendral Wiranto dan Letjen Djadja Suparman. Dua jendral
ini merupakan pendukung laskar-laskar Islam garis keras.
Menjelang Sidang Paripurna 30 April 2001 lalu, Husain Al-Habsy yang matanya
buta, menyatakan menyiapkan 150 ribu pasukan Ikhwanul Muslimin untuk
menghadapi pendukung Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia mengatakan,
makar terhadap pemerintahan Gus Dur wajib hukumnya. Ikhwanul Muslimin
adalah organisasi yang menurut Al-Habsy dideklarasikan di Majelis Taklim
Kwitang. Namun, ini dibantah pengurus majelis taklim itu, KH Fuad Abdulah.
"Ikhwanul Muslimin tidak pernah dideklarasikan di sini," ujar Fuad.
Pernyataan Al-Habsy ini ditanggapi dengan rasa marah oleh para habib di
Malang. Habib adalah sebutan untuk guru agama keturunan Arab. Para Habib di
Malang menilai, pernyatan Al-Habsyi dianggap memecah belah Ukhuwah
Islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam). Pernyatan habib Malang
disampaikan Habib Abdullah bin Abdurrahman Mulahela (alumnus Ribath
Al-Maliki, Makkah), Habib Umar bin Abdurrahman Al-Muttawilah (pedagang dan
orang pesantren), serta Habib Muhammad Al-Jufri (alumni sebuah ma'had di
Iran), di Kantor Sekretariat DPC PKB Kota Malang, Jl. Kauman, 20 April 2001.
Habib Abdullah yang juga Pengurus Syuriah PC NU Malang mengatakan, para
habib --khususnya di Malang-- tak ada yang terpengaruh dengan imbauan Habib
Al-Habsy yang menyerukan memerangi pendukung Gus Dur. Apa yang disampaikan
Al-Habsy itu dia sebut "sekadar move politik". Soal klaim Al-Habsyi
mempunyai pasukan Ikhwanul Muslimin sebanyak 150 ribu personil dan
mempunyai jaringan dengan Iran, menurut Habib Muhammad, klaim itu bohong
besar.
Aksi mengecam Al-Habsy oleh pendukung Presiden Abdurrahman Wahid juga
terjadi di Pasuruan. Massa turun ke jalan Rabu 25 April. Sekitar seribu
santri Pondok Pesantren Metal Rejoso mendatangi gedung DPRD Kabupaten
Pasuruan dengan jalan kaki sejauh delapan kilometer dari arah timur
Pasuruan. Sepanjang perjalanan itu para santri yang dipimpin Ustadz H Abu
Bakar menggelar parodi yang berbau hujatan terhadap Habib Husein Al-Habsy.
Selain menggelar berbagai jenis poster yang berisi hujatan, para santri itu
juga mengarak orang gila yang dipersonifikasikan sebagai Al-Habsy. Muin,
orang gila yang setiap harinya berkeliaran di Pasuruan di dadanya ditempeli
nama Al-Habsy. Orang gila yang sebenarnya tidak tahu-menahu kegiatan itu
menurut saja ketika diarak beramai-ramai keliling kota. Sementara para
santri yang mengiringinya terus meneriakkan yel-yel "Habib Husein gila...
Habib Husein gila...."
Selama massa santri Pondok Pesantren Metal Rejoso itu turun jalan, arus
lalu lintas Pasuruan - Probolinggo macet total, karena para pendemo
berjalan menutup seluruh badan jalan. Seluruh kendaraan yang datang dari
arah barat harus berhenti ke bahu jalan, sementara kendaraan yang datang
dari arah timur diarahkan ke jalan alternatif berputar lewat Winongan - -
Warungdowo - Pasuruan.
Setelah memasuki kota Pasuruan, para santri tidak langsung menuju ke gedung
DPRD, tapi berputar keliling kota terlebih dulu. Meski aksi jalan kaki
sepanjang delapan kilometer itu memakan waktu sekitar dua jam, para pendemo
hanya menggelar orasi di halaman gedung DPRD hanya beberapa menit saja. Di
depan massanya, Ustadz H Abu Bakar, koordinator aksi unjuk rasa dengan
berapi-api itu menghujat Habib Al Habshy. Ustadz H Abu Bakar juga mendesak
dewan agar menekan Al Habshy menghentikan pernyataan-pernyataan yang
kontroversial. ***
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: siarlist-unsubscribe@minihub.org
For additional commands, e-mail: siarlist-help@minihub.org
-----BEGIN PGP SIGNATURE-----
Version: PGPfreeware 6.0.2i
iQCVAwUBOv+GvKQgNU9vZyxNAQE/0AQAjOdtZNCq183PARc9+Q2h6cRD1ARDU4dw
0LHPxbR5mB4YgVD+MiYvyoxVWNV0fQTTzPY5AqyQ3cYNaynopHby4QWIqTtAicmk
o08R0AauZZx7kNe/ajL0VQ8oZeLUK/rCQA5Bxs+RsiYhGBACvgO0yP3SnlxAFGZA
VHdUkF/Ojtw=
=0ZN8
-----END PGP SIGNATURE-----
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: siarlist-unsubscribe@minihub.org
For additional commands, e-mail: siarlist-help@minihub.org